9 Sept 2013

na

aku rindu
aku rindu aku yang dulu
yang selalu berbisik pada diri
'peduli apa orang lain rasa?
yang penting hati aku lega'

tapi
sekarang?
ini yang selalu terdetik 
'simpan saja la dalam hati,
lama lama hilang sendiri'

sampai satu saat
aku sedar
itu yang lagi enak meratah diri aku selama ni

semakin hari
semakin membukit
kadang kadang seperti tiada lagi ruang 
untuk menghembus nafas ini

bila aku sendiri di malam sepi
segala benda dalam peti simpanan 
menghambur keluar tanpa aku rela
hasilnya?
aku lemas sendiri
dalam lautan air mata 

dan yang paling aku benci
tangisan aku sendiri
air mata
terjun sesuka hati
apa dah jadi?

aku pelajari
adalah lagi bagus meluahkan segala rasa
dan menerima segala kata cela
daripada menyimpan semua
akhirnya merasa perit tika menahan sebak didada

tapi itu yang aku kata
apa yang aku buat
benda yang sama
simpan simpan dan simpan

aku lihat
aku dengar
apa yang dipersembah 
di hadapan mata
di tepi telinga
dan 
aku diam
aku diam
buat buat tak faham
aku bodohkan diri dengan keadaan
aku ikuti arus
yang seketika membuai buai
dan di ketika lainnya
membuat aku rasa terhempas
tanpa belum aku bersedia
sakit
tapi siapa aku untuk berkata kata?

ya
aku bukan siapa siapa
bukan sekali
bukan dua kali
bukan tiga kali
aku meragui kehadiran diri sendiri
di mata orang lain.

No comments:

Post a Comment